Health

Jus Delima Bisa Bantu Atur Tekanan Darah dan Pulihkan Otot Setelah Olahraga

Jakarta (KABARIN) - Rutin minum jus delima bisa bantu menjaga tekanan darah dan mempercepat pemulihan otot setelah olahraga.

Menurut laporan Health, jus delima kaya antioksidan seperti polifenol dan nitrat yang mendukung sirkulasi darah dan kesehatan jantung.

Para ahli menyarankan untuk mengonsumsinya secara rutin agar manfaatnya maksimal.

“Untuk kesehatan jantung, jus delima bisa diminum kapan saja. Tetapi mengonsumsinya saat sarapan atau bersama makanan lain membantu penyerapan dan menjaga gula darah tetap stabil,” kata dokter penyakit dalam di OSF Healthcare, John Rinker, MD.

Penelitian menunjukkan konsistensi lebih penting daripada waktu minum. Dalam satu uji klinis, efek jus delima terhadap tekanan darah muncul bertahap selama beberapa hari hingga minggu dan stabil setelah dua bulan.

Antioksidan dalam delima membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan pada arteri, yang bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan membuat arteri lebih lentur.

“Jus delima juga mengandung nitrat alami yang berkontribusi pada produksi oksida nitrat—faktor kunci dalam menjaga aliran darah yang sehat, sirkulasi, dan pengaturan tekanan darah,” kata ahli diet terdaftar Emily LaBombard, MPH, RDN, LDN.

Namun jus delima bukan pengganti obat tekanan darah. Pasien hipertensi atau yang mengonsumsi obat jantung, pengencer darah, atau obat tekanan sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter.

“Jus delima dapat sedikit meningkatkan efek obat tersebut pada sebagian orang,” ujar Rinker.

Selain itu, jus delima membantu pemulihan otot setelah olahraga.

“Jus delima telah diteliti pada atlet untuk membantu pemulihan otot setelah olahraga,” kata Deepak Vivek, MD, ahli jantung intervensi di Orlando Health Heart and Vascular Institute.

Saat latihan, tubuh alami meningkatkan stres oksidatif, tapi kadang bisa berlebihan. Antioksidan delima membantu mengurangi beban tersebut, melindungi dan memperbaiki sel otot.

Rinker menyarankan minum jus delima satu atau dua jam setelah latihan untuk mengurangi nyeri otot dan mempercepat pemulihan kekuatan, tapi bisa juga diminum sebelum olahraga untuk mendukung aliran darah.

“Ini bukan solusi ajaib, tetapi bisa menjadi tambahan yang berguna untuk nutrisi pasca-olahraga, mirip seperti jus ceri asam,” kata Rinker.

Satu porsi harian empat sampai delapan ons jus delima 100 persen sudah ideal bagi kebanyakan orang. Jumlah ini memberi manfaat nutrisi tanpa terlalu banyak gula.

Bagi yang khawatir gula, bisa dicampur air atau air berkarbonasi. Bijinya pun sama bergunanya, satu cangkir biji delima mengandung sekitar 20 gram gula.

Mengonsumsinya dengan makanan yang mengandung serat, lemak, atau protein juga membantu penyerapan, menurut ahli diet Sarah Glinski, RD.

Meski bermanfaat, beberapa orang perlu hati-hati, misalnya penderita diabetes, orang yang minum obat jantung atau tekanan darah, penderita ginjal, sensitif pencernaan, atau alergi tertentu.

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: